Logic chatbot sesuai proses
Atur kata kunci, menu, jawaban, validasi, hingga langkah berikutnya berdasarkan kebutuhan bisnis Anda.
Miliki chatbot WhatsApp dengan nomor dan alur respons yang dirancang untuk kebutuhan organisasi, perusahaan, firma, dan brand Anda, serta dapat terhubung langsung ke CRM milik Anda.
Chatbot merespons pesan yang masuk dengan informasi dan alur yang Anda tentukan. Tim Anda tetap memegang kendali atas pengalaman pelanggan.
Atur kata kunci, menu, jawaban, validasi, hingga langkah berikutnya berdasarkan kebutuhan bisnis Anda.
Gunakan nama dan nomor WhatsApp bisnis Anda. Integrasi pendukung dapat memakai domain milik perusahaan.
Chatbot merespons ketika pelanggan menghubungi Anda. Bukan alat untuk mengirim blast atau memulai percakapan massal.
Susun pengalaman percakapan yang terasa sigap dan relevan, dari sapaan awal sampai pelanggan mendapat jawaban atau arahan berikutnya.
Ikuti perjalanan lengkap sebuah pesan ↓ · Lihat topologi 3D →
Pukul 21.30, toko sudah tutup. Seorang pelanggan mengetik Sepatu tipe X masih ada ukuran 42?
ke nomor WhatsApp brand Anda. Inilah yang terjadi dalam beberapa detik berikutnya.
Pelanggan cukup membuka WhatsApp dan mengirim pesan ke nomor bisnis Anda. Tidak perlu memasang aplikasi lain, membuat akun, atau membuka website.
Pesan berjalan melalui infrastruktur WhatsApp, lalu diterima gateway di subdomain milik Anda, misalnya wa.namaperusahaan.co.id. Gateway non-official ini yang dipakai SewaChatbot. Untuk kebutuhan kritis, jalur WhatsApp Business API resmi juga dapat didiskusikan.
Gateway meneruskan pesan ke server logic chatbot di bot.namaperusahaan.co.id. Di sini bot mengenali maksudnya: bertanya soal produk, menyampaikan komplain, atau ingin memesan.
Bot mencari informasi di knowledge base berisi katalog, price list, FAQ, dan SOP Anda. Model AI lalu menyusun jawaban yang natural berdasarkan dokumen tersebut, bukan mengarang sendiri. Alur juga bisa berupa menu dan kata kunci, sesuai kebutuhan.
Balasan terkirim ke WhatsApp pelanggan dalam hitungan detik, bahkan di luar jam kerja. Percakapan tersimpan; komplain otomatis menjadi tiket, dan permintaan pembelian menjadi lead order.
Esok paginya, tim membuka dashboard yang sama dengan menu sesuai peran. CS dapat mengambil alih chat kapan saja, dan data dapat diteruskan ke CRM Anda.
Putar, zoom, dan klik setiap komponen: pelanggan, gateway, server logic, knowledge base, database, hingga dashboard tim. Bandingkan jalur gateway unofficial dengan Official API, dan jalankan skenario tanya produk, komplain, request order, atau update knowledge.
CRM (Customer Relationship Management) adalah sistem tempat bisnis Anda menyimpan data pelanggan, prospek (lead), riwayat transaksi, dan tiket layanan.
Terintegrasi ke CRM berarti chatbot WhatsApp dan CRM milik Anda saling bertukar data secara otomatis melalui API atau webhook. Setiap percakapan yang masuk dapat langsung tercatat di CRM, dan chatbot dapat membaca data dari CRM untuk menjawab pelanggan, tanpa perlu salin-tempel manual oleh tim Anda.
Data mengalir dua arah secara otomatis melalui API / webhook
Nama, nomor WhatsApp, dan kebutuhan calon pelanggan langsung masuk ke CRM sebagai kontak atau lead baru, siap ditindaklanjuti tim sales.
Chatbot mengenali pelanggan dari nomor WhatsApp, lalu mengambil data dari CRM, misalnya status pesanan, tiket, atau keanggotaan.
Keluhan atau permintaan khusus dibuatkan tiket di CRM dan diteruskan ke tim atau petugas yang tepat sesuai aturan Anda.
Ringkasan percakapan tersimpan di profil pelanggan, sehingga tim CS dan sales melihat konteks lengkap sebelum melanjutkan.
Bangun chatbot untuk pekerjaan berulang yang membutuhkan respons cepat dan konsisten.
Pelanggan meminta kode melalui WhatsApp, lalu sistem Anda memvalidasi permintaan dan mengirim OTP sebagai balasan.
Jawab pertanyaan berulang seputar produk, jam operasional, syarat layanan, status proses, atau panduan awal.
Kumpulkan informasi awal, kenali kategori kebutuhan, lalu arahkan percakapan ke tim atau proses yang tepat.
Bantu pelanggan menemukan jawaban awal dengan cepat, dan sediakan jalur eskalasi sesuai rancangan layanan Anda.
Pada 2018, kami mulai mengembangkan solusi chatbot untuk membantu bisnis melayani pelanggan melalui percakapan digital. Perjalanan itu dimulai dengan Google Dialogflow, lalu berlanjut mengikuti perkembangan teknologi AI, dari GPT-2 hingga generasi ChatGPT-6, serta berbagai large language model terbaru.
Teknologinya terus berubah, tetapi kebutuhan bisnis tetap sama: pelanggan ingin didengar, mendapat jawaban dengan cepat, dan tahu langkah berikutnya. Di sinilah chatbot dapat membantu perusahaan menghadirkan layanan yang lebih sigap dan konsisten.
Bayangkan pelanggan menyampaikan keluhan pada malam hari. Chatbot dapat menerima laporan, menanyakan informasi awal, lalu mengarahkannya kepada tim yang tepat. Saat banyak pelanggan menghubungi perusahaan bersamaan, chatbot membantu menjawab pertanyaan umum dan mengatur alur layanan, sehingga pelanggan tidak sekadar menunggu tanpa kepastian.
Chatbot juga dapat mendukung perjalanan belanja. Pelanggan bisa mencari informasi produk, memahami pilihan yang tersedia, lalu melanjutkan proses pembelian sesuai alur yang disiapkan brand. Percakapan yang biasanya tersebar dapat menjadi pengalaman yang lebih terarah, dari pertanyaan pertama hingga tindak lanjut.
Pengalaman sejak 2018 mengajarkan kami bahwa chatbot yang bermanfaat bukan hanya mampu membalas pesan. Chatbot perlu memahami konteks layanan, mengikuti proses bisnis, dan tahu kapan percakapan perlu diteruskan kepada manusia. Karena itu, kami merancang solusi berdasarkan kebutuhan dan karakter setiap perusahaan.
Kini, melalui SewaChatbot, bisnis dapat mulai mengotomatisasi alur layanan WhatsApp seperti respons FAQ, penerimaan keluhan, pengaturan pertanyaan pelanggan, dan informasi produk. Mulailah dari satu kebutuhan yang paling sering dihadapi, lalu kembangkan otomasi seiring pertumbuhan layanan Anda.
SewaChatbot menggunakan gateway WhatsApp non-official sesuai ruang lingkup layanan ini. Evaluasi karakteristik dan kebijakan yang berlaku sebelum digunakan pada proses penting.
Tidak. Layanan ini dirancang untuk merespons pesan yang masuk. Pengiriman blast atau pesan massal tidak termasuk dan meningkatkan risiko laporan, pembatasan, atau pemblokiran akun.
Pelanggan memulai dengan meminta OTP melalui WhatsApp. Aplikasi Anda memeriksa identitas dan kelayakan permintaan, menerapkan pembatasan percobaan, lalu chatbot membalas dengan kode. Jangan mengirim OTP yang tidak diminta. Kode harus singkat masa berlakunya, sekali pakai, dan tidak boleh dibagikan kepada pihak lain.
Bisa, domain milik perusahaan dapat digunakan untuk komponen pendukung sesuai kebutuhan dan kesiapan DNS/hosting. Ketersediaannya ditentukan saat konsultasi teknis.
Tidak. Gateway yang ditawarkan bersifat non-official dan tidak berafiliasi dengan WhatsApp atau Meta. Risiko pembatasan tetap ada. Jika proses Anda mensyaratkan kanal resmi, bahas opsi WhatsApp Business Platform sebelum memilih implementasi.
Chatbot WhatsApp dihubungkan ke sistem CRM milik Anda melalui API atau webhook. Hasilnya, data dari percakapan (misalnya lead baru, keluhan, atau permintaan) otomatis tercatat di CRM, dan chatbot dapat mengambil data dari CRM untuk menjawab pelanggan, seperti status pesanan atau tiket. Tim Anda tidak perlu memindahkan data secara manual. Integrasi bisa dilakukan ke CRM yang menyediakan API/webhook, termasuk CRM internal; cakupannya disepakati saat konsultasi.
Ya. Logic dirancang bersama berdasarkan kebutuhan, seperti FAQ, menu, OTP atas permintaan, validasi, dan routing. Integrasi ke sistem internal, SLA, keamanan, dan cakupan implementasi perlu disepakati dalam konsultasi.
Ceritakan kebutuhan bisnis Anda. Kami bantu menilai alur percakapan, kebutuhan domain, serta kesiapan teknisnya.
Hubungi tim SewaChatbot via WhatsApp